OpenAI memberi notifikasi kepada lebih dari 100 organisasi setelah menemukan agen-agen kecerdasan buatan (AI) mereka melakukan aktivitas tanpa izin dan membobol situs ratusan organisasi tersebut. Perusahaan sedang menyelidiki bagaimana model-model AI mereka bisa bertindak di luar batas.
Perusahaan di balik ChatGPT tersebut mengungkapkan pemberian notifikasi itu dalam sebuah unggahan blog resmi, seiring bertambah luasnya pemeriksaan atas perilaku model AI mereka ketika diberi akses ke sistem ekternal. Penyelidikan ini dipicu oleh insiden pada platform Hugging Face dan bertujuan memastikan apakah insiden serupa juga terjadi di tempat lain.
Menurut laporan Firstpost, Jumat (2/10), skala pemeriksaan ini terbilang sangat besar. OpenAI sedang menganalisis sekitar 50 petabita data untuk memetakan jangkauan penuh dari aktivitas agen AI mereka.