Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa cuaca yang semakin panas karena peningkatan suhu udara imbas krisis iklim turut memberi dampak pada merosotnya pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Kondisi ini disebabkan penurunan kinerja para pekerja dan pelaku usaha akibat tekanan fisik di tengah suhu panas ekstrem, sehingga lebih sering beristirahat. Hal ini juga mengganggu kemampuan kognitif dalam mengambil keputusan, sehingga memperlambat reaksi dan penurunan akurasi kerja.
Hal tersebut terungkap dalam studi yang dilakukan oleh Tim dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Department of Economics Collage of William and Mary. Studi tersebut menunjukkan kaitan antara kenaikan suhu dan penurunan pendapatan usaha.