Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat terjadi peningkatan titik panas (hotspot) sebagai indikator terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah, terutama Kalimantan dan Sumatra.
Dalam siaran pers yang diunggah di situs Kemenhut pada Kamis (8/10), lembaga itu menyatakan secara nasional jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) menunjukkan penurunan tipis dibandingkan sehari sebelumnya.
Namun, di enam provinsi prioritas yang berada di Sumatra dan Kalimantan mayoritas terjadi peningkatan hotspot.