Danantara Indonesia telah melepas lebih dari 100 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berstatus non-inti (non-core) kepada sektor swasta.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menjelaskan langkah divestasi tersebut diambil lantaran pihak swasta dinilai memiliki kapasitas yang lebih mumpuni untuk menggarap sektor-sektor tersebut.
"Dalam transformasi BUMN ini sudah lebih dari 100 perusahaan BUMN yang non-core kita lepas kepada swasta bahwa mungkin swasta akan lebih bagus mengelola itu daripada BUMN," ujarnya dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (8/10).