Fenomena retakan tanah pada lahan di Dusun Limus, Kalimantan Barat menarik perhatian publik. Pakar mengungkap fenomena yang dikaitkan dengan kawasan gurun Afrika ini terjadi karena kondisi tanah dan proses pengeringan yang terjadi.
Retakan tanah dapat terbentuk melalui proses alami ketika tanah atau endapan lumpur kehilangan air dan mengalami penyusutan, lalu menimbulkan tegangan sehingga permukaannya pecah.
Guru Besar Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian IPB University Widiatmaka mengatakan retakan pada umumnya terjadi pada tanah atau material yang mengandung liat.