Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung menyebut belum ada dampak langsung abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau (GAK) setelah mengalami peningkatan status menjadi Siaga usai erupsi pada Jumat (9/10) malam.
Kendati demikian masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi resmi terkait aktivitas GAK.
"Berdasarkan pemantauan citra satelit melalui Terminal BMKG Lampung hingga 10 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB belum terpantau dampak langsung abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap wilayah di Provinsi Lampung," ujar Kepala BPBD Provinsi Lampung Aswarodi di Bandarlampung, Sabtu (10/10) mengutip Antara.