Kamila Andini kembali dengan kisah yang kental dengan pesan feminisme dalam Empat Musim Pertiwi (Four Seasons in Java). Namun kali ini, ia berpetualang melintas dimensi, dari kedalaman emosi manusia, trauma, hingga spiritual, sampai fiksi ilmiah.
Meski melintasi berbagai dimensi, Kamila Andini sebenarnya berangkat dari hal yang sederhana: pengalaman pulang kampung yang justru bagi sebagian orang, tidak terasa menyenangkan.