Sebanyak 53 jemaah umrah asal Sulawesi Selatan (Sulsel) terpaksa mengalami pembatalan penerbangan lanjutan akibat insiden keamanan yang terjadi di Bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menjelaskan peristiwa pembatalan itu melibatkan maskapai penerbangan Malaysia Airlines dengan rute keberangkatan awal dari Makassar menuju Kuala Lumpur, yang kemudian dilanjutkan menuju Madinah.
"Maskapainya dari Malaysia Airlines dengan rute Makassar-Kuala Lumpur, kemudian connecting Makassar-Kuala Lumpur, Kuala Lumpur-Madinah," kata Ruly saat ditemui di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (12/10).