Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang menanti Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Menurut dia, pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjadi momentum untuk membenahi tata kelola organisasi, memperkuat integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto telah mengangkat Suyudi untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pengangkatan tersebut mendapat persetujuan DPR, disertai penunjukan Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.
Langkah awal Suyudi setelah menjabat Kapolri ditandai dengan rotasi 88 perwira tinggi, termasuk 19 kapolda. Sejumlah perwira muda juga mendapat posisi strategis dalam jajaran kepolisian. Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk tim kerja yang akan mendukung kepemimpinannya.