Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI Jakarta berkomitmen untuk lebih memperhatikan sekaligus memfasilitasi pengembangan ekosistem kesenian usai menerima pelbagai aspirasi dari pegiat seni tari pada September lalu.
Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan Disbud DKI Jakarta Arista Nurbaya mengatakan masukan dari pelbagai pegiat seni itu menjadi perhatian serius pemerintah Jakarta. Hal itu, kata dia, terkait dengan sejumlah masalah dasar di antaranya krisis ruang latihan, minim dana operasi sanggar hingga regenerasi.
"Saat ini, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta masih fokus pada kesenian tradisi, namun kami sadar di luar kesenian tradisi, kesenian lain tetap dan masih harus terus diperhatikan dan didukung. Tidak hanya itu, tetapi juga pemberdayaan dan upgrade fasilitas untuk para pegiat seni tari Jakarta dan sekitarnya," ujar, Rabu (23/9).