Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali terjadi sejak Senin (12/10). Antrean tersebut dipicu kekosongan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis tertentu di sejumlah SPBU, terutama Pertalite, yang kemudian berdampak pada antrean pembelian Pertamax.
Gubernur Bali I Wayan Koster hingga Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri buka suara terkait kondisi tersebut. Pertamina juga menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat distribusi BBM, termasuk menambah pasokan dan mengoperasikan SPBU selama 24 jam.
Berikut fakta-fakta imbas antrean BBM di SPBU Bali.