Wakil Menteri Keuangan Nurkholisoh Ibnu Aman mengungkapkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tengah mengembangkan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk memantau perubahan kekayaan individu beraset besar dan mendeteksi potensi risiko pajak di sektor kelapa sawit.
Ia menjelaskan DJP tengah mengembangkan dasbor untuk memetakan individu beraset besar, keluarga, perusahaan, aset yang dimiliki, hingga hubungan di antara berbagai entitas tersebut.
DJP juga sedang menambahkan kemampuan AI untuk membaca pemberitaan dan keterbukaan informasi korporasi yang berkaitan dengan individu maupun perusahaan.