Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut sekitar 4,8 juta peternak mengeluhkan kondisi usaha yang tertekan akibat harga ayam dan telur di tingkat produsen anjlok.
Di sisi lain, harga yang dibayar konsumen justru masih tinggi. Amran menilai selisih harga tersebut mengindikasikan adanya peran perantara yang perlu ditelusuri pemerintah.
Amran mengatakan ribuan peternak ayam dan telur sebelumnya menggelar demonstrasi karena harga jual hasil ternak mereka berada di bawah harga acuan pemerintah (HAP). Harga telur dan ayam di tingkat produsen berkisar Rp20 ribu-Rp21 ribu, sedangkan di tingkat konsumen bisa mencapai Rp40 ribu-Rp45 ribu.