Pemerintah melanjutkan pengembangan hilirisasi industri melalui peluncuran komersialisasi dan peletakan batu pertama tujuh proyek baru di sektor nikel. Sebanyak 11 proyek dengan nilai investasi US$10,2 miliar atau sekitar Rp180 triliun tersebut diharapkan memperkuat industri pengolahan dalam negeri dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meluncurkan proyek tersebut di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik sebagai bagian dari pengembangan industri hilir berbasis nikel di Indonesia.